Torjun, Sampang,baranitapost.com– Disiplin generasi muda kembali menjadi sorotan setelah Babinsa Koramil 0828/04 Torjun, Sertu Ali Ridho, melatih Peraturan Baris Berbaris (PBB) siswa SMPN II Torjun di Desa Pangngongsean, Jumat (4/4/2026).
Kegiatan ini menyasar pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme pelajar sejak dini melalui latihan intensif dan terarah.
Pelatihan ini langsung menarik perhatian karena dinilai menjadi solusi konkret di tengah kekhawatiran menurunnya disiplin generasi muda di lingkungan sekolah.

Sertu Ali Ridho tampil tegas namun humanis saat memimpin latihan di lapangan sekolah.
Disiplin Generasi Muda Jadi Sorotan
Sejak pagi, puluhan siswa mengikuti pelatihan dengan penuh semangat. Mereka berbaris rapi, mengikuti aba-aba dengan sigap, dan berusaha menunjukkan kekompakan dalam setiap gerakan.
Latihan ini bukan sekadar baris-berbaris. Sertu Ali Ridho menanamkan nilai penting seperti tanggung jawab, kerja sama tim, hingga kepemimpinan yang menjadi fondasi disiplin generasi muda.
“Pelatihan ini bagian dari pembinaan teritorial. Kami ingin membentuk disiplin generasi muda agar lebih kuat, tangguh, dan cinta tanah air,” tegas Sertu Ali Ridho.
Kekhawatiran Lunturnya Karakter Pelajar
Pengamanan Paskah Mojokerto Diperketat Polisi Siagakan 150 Personel
Kegiatan ini muncul di tengah kekhawatiran banyak pihak terhadap menurunnya kedisiplinan siswa akibat pengaruh lingkungan dan teknologi. Sekolah pun mulai mencari pendekatan yang lebih efektif dan nyata.
PBB dinilai sebagai metode klasik namun terbukti ampuh. Selain melatih fisik, kegiatan ini juga membentuk mental dan karakter siswa secara langsung.
Pihak SMPN II Torjun mengakui bahwa pelatihan ini memberi dampak signifikan terhadap sikap siswa. Mereka terlihat lebih tertib, fokus, dan menghargai instruksi.
Sinergi TNI dan Sekolah Perkuat Karakter
Kolaborasi antara TNI dan sekolah menjadi kunci keberhasilan program ini. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut untuk menjaga kualitas disiplin generasi muda di wilayah Sampang.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena berdampak positif bagi siswa,” ujar salah satu perwakilan sekolah.
Dengan pendekatan tegas namun membangun, disiplin generasi muda tidak hanya diajarkan, tetapi juga dipraktikkan langsung di lapangan.
Harapan untuk Masa Depan
Langkah tegap para siswa di lapangan menjadi simbol harapan besar. Disiplin generasi muda yang ditanamkan hari ini diyakini akan membentuk generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pembinaan karakter tidak bisa ditunda. Disiplin generasi muda harus dibangun sejak sekarang, dengan aksi nyata dan kolaborasi semua pihak.






