SIDOARJO — Malapetaka pabrik rokok milik CV Karunia 68 terbakar di Dusun Kajar, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon Sidoarjo, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar aset pabrik, dengan estimasi kerugian ratusan juta rupiah. Warga panik, tujuh unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Peristiwa pertama kali diketahui warga sekitar saat muncul kepulan asap tebal dari area depan gudang yang disertai percikan api. Warga yang melihat langsung segera berteriak memanggil bantuan dan mengabarkan kepada tetangga lainnya. Suasana seketika menjadi tegang dan ramai.
Sumiati, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut, mengatakan awalnya hanya terlihat asap mengepul. Setelah dicek ke lokasi, ternyata api sudah mulai berkobar. “Warga spontan berteriak kebakaran. Kami langsung berusaha mengamankan barang-barang di sekitar dan menunggu petugas datang,” ujarnya.
Sebelum petugas tiba, warga berinisiatif menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar dan membatasi akses ke lokasi agar api tidak merembet ke rumah warga. Mereka berharap api dapat cepat dikuasai sebelum menjalar lebih luas.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Dua unit ditempatkan di sisi depan pabrik, sementara lima unit lainnya bertugas di bagian belakang bangunan. Strategi ini diterapkan untuk mempercepat penanganan dan mencegah api meluas ke bangunan tetangga.
Baca juga
http://PPATK Temukan 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online
Kapolsek Jabon AKP Nanang Mulyono menjelaskan proses pemadaman berjalan cukup lama karena material yang terbakar sebagian besar berupa kertas dan bahan-bahan mudah terbakar milik pabrik rokok. “Petugas bahkan harus menjebol tembok untuk bisa masuk ke ruang dalam tempat api berkobar,” ungkapnya.
Api baru berhasil dilokalisir pada pukul 23.15 WIB, setelah sekitar 3 jam berkobar. Meski api sudah tidak membesar, petugas tetap melakukan pembasahan menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa api yang kembali menyala. Pasokan air sempat menjadi kendala namun akhirnya dapat diatasi.
Simak juga
Kabar baiknya, hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Warga maupun pekerja pabrik semuanya berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada yang terluka. Hal ini menjadi satu hal yang patut disyukuri di tengah musibah besar ini.
Nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, meliputi bangunan pabrik, gudang, stok barang, dan peralatan produksi. Pihak kepolisian dan tim terkait masih melakukan perhitungan lebih detail untuk mendapatkan angka yang akurat.
Penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui. Pihak berwenang dan aparat penegak hukum sedang melakukan investigasi mendalam di lokasi kejadian. Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan menunggu hasil penyelidikan resmi.
Musibah kebakaran pabrik rokok CV Karunia 68 di Jabon, Sidoarjo ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan kebakaran di lingkungan kerja. Semoga penyebab segera terungkap dan pihak terkait dapat segera bangkit kembali dari musibah ini. Tetap waspada dan jaga keselamatan (Firman)














cannaexpress onion https://darknetmarketworld.com/