Sidoarjo,baranitapost.com — Komitmen besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat dan menjaga ketahanan pangan kembali ditegaskan Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, saat bertemu langsung dengan Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama jajaran camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Jumat (24/04/2026).
Pertemuan itu menjadi perhatian publik karena membahas persoalan yang paling dirasakan warga saat ini, yakni tekanan ekonomi dan kebutuhan pangan yang semakin mendesak.
Di tengah kondisi tersebut, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dinilai menjadi langkah strategis untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Brigjen TNI Kohir datang bersama jajaran Korem 084/BJ dan didampingi Dandim Sidoarjo.
Suasana hangat namun serius terlihat dalam diskusi yang menyoroti masa depan ekonomi rakyat kecil, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga keluarga yang bergantung pada stabilitas harga bahan pokok.
Danrem Kohir menegaskan bahwa slogan “Mantap” bukan sekadar simbol, tetapi bentuk komitmen nyata untuk mendorong kualitas hidup masyarakat Sidoarjo agar lebih unggul dan mandiri.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar pembangunan tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat di lapangan.
“Bersama-sama meningkatkan perekonomian masyarakat Sidoarjo yang unggul melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda, KDKMP,” kata Brigjen TNI Kohir.
Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur dan penguatan ketahanan pangan akan menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menyambut langsung kehadiran Danrem 084/BJ dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi penuh dalam menyelesaikan berbagai persoalan di wilayahnya.
Menurutnya, tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah tanpa dukungan seluruh pihak, termasuk TNI.
“Bersama Pak Danrem 084 untuk mengatasi kesulitan-kesulitan di wilayah Sidoarjo,” ujar H. Subandi.
Sidoarjo Darurat Sampah, Bupati Subandi Gandeng Polisi
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa sinergi antara TNI dan Pemkab Sidoarjo bukan hanya seremonial, tetapi langkah konkret menghadapi persoalan riil masyarakat.
Ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat menjadi isu sensitif yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari warga.
Ketika harga bahan pokok naik dan daya beli melemah, harapan masyarakat tertuju pada langkah cepat pemerintah.
Karena itu, publik kini menanti realisasi nyata dari komitmen yang telah disampaikan.
Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga solusi yang benar-benar mampu menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Kolaborasi Brigjen TNI Kohir dan Pemkab Sidoarjo menjadi harapan baru agar masyarakat tidak hanya bertahan, tetapi mampu bangkit lebih kuat menghadapi tantangan ekonomi ke depan.






